Apa Itu File TTML?
Semua yang perlu Anda ketahui tentang TTML (Timed Text Markup Language), format subtitel berbasis XML yang digunakan oleh Netflix, Apple TV, dan sistem broadcast profesional.
TTML (Timed Text Markup Language) adalah format subtitel berbasis XML yang distandarisasi oleh W3C. Format ini adalah format pengiriman yang disyaratkan oleh Netflix, Apple TV/iTunes, dan banyak sistem broadcast. TTML mendukung gaya yang kaya, posisi, dan metadata yang tidak dapat disediakan oleh format teks biasa seperti SRT.
Apa Arti TTML?
TTML adalah singkatan dari Timed Text Markup Language. Format ini dikembangkan oleh W3C (World Wide Web Consortium) sebagai cara standar untuk merepresentasikan teks berwaktu untuk subtitel dan takar video. Format ini secara formal dispesifikasikan dalam W3C TTML1 dan penerusnya IMSC (TTML Profiles for Internet Media Subtitles and Captions).
Cara Kerja File TTML
File TTML adalah dokumen XML dengan elemen akar <tt> yang berisi <head> (metadata, gaya) dan <body> (konten subtitel). Setiap cue subtitel adalah elemen <p> dengan atribut begin dan end yang menentukan timing dalam detik (misalnya begin="1.500s"). Teks di dalam <p> dapat menyertakan tag <br/> untuk pemisah baris, <span> untuk gaya inline, dan berbagai atribut gaya.
Kapan Menggunakan TTML
TTML diperlukan saat mengirimkan subtitel ke Netflix, Apple TV/iTunes, atau sistem broadcast yang mengikuti standar EBU-TT atau IMSC. Format ini juga digunakan dalam alur kerja lokalisasi dan takar profesional di mana gaya yang kaya dan metadata dibutuhkan. Jika Anda bekerja dengan pemutar video konsumen, SRT atau VTT mungkin lebih sesuai.
Struktur File TTML
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<tt xmlns="http://www.w3.org/ns/ttml">
<body>
<div>
<p begin="0.500s" end="3.000s">First subtitle line</p>
<p begin="3.500s" end="6.000s">Second subtitle<br/>with a line break</p>
</div>
</body>
</tt>
Kelebihan TTML
- Standar W3C untuk teks berwaktu, memastikan konsistensi lintas platform
- Dukungan gaya yang kaya: font, warna, ukuran, posisi, perataan
- Disyaratkan oleh Netflix, Apple TV/iTunes, dan banyak sistem broadcast
- Struktur XML memungkinkan validasi dan pemrosesan terprogram
- Mendukung metadata, peran, dan anotasi bahasa
- Fondasi untuk IMSC (profil takar standar industri)
Keterbatasan TTML
- Lebih kompleks dibandingkan format teks biasa seperti SRT
- Ukuran file lebih besar karena overhead XML
- Tidak didukung secara universal oleh pemutar media konsumen
- Memerlukan pengetahuan XML untuk diedit secara manual
- Profil yang berbeda (TTML1, IMSC, EBU-TT) dapat menyebabkan masalah kompatibilitas
Platform yang Menggunakan TTML
Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang TTML
Apa perbedaan antara TTML dan ITT?
ITT (iTunes Timed Text) adalah profil dari TTML yang digunakan oleh Apple untuk iTunes dan Apple TV. Struktur XML pada dasarnya sama dengan TTML, tetapi ITT memiliki persyaratan metadata tambahan khusus untuk spesifikasi pengiriman Apple.
Bisakah saya mengkonversi SRT ke TTML?
Ya. Gunakan konverter SRT ke TTML kami untuk mengubah subtitel SRT teks biasa menjadi format TTML. Konversi mempertahankan semua data waktu dan teks, merestrukturisasi menjadi XML, dan meng-escape karakter khusus.
Apakah TTML mendukung gaya?
Ya. TTML mendukung gaya inline melalui atribut XML dan elemen bersarang. Anda dapat mendefinisikan gaya di bagian <head> menggunakan elemen <style> dan merujuknya, atau menerapkan gaya langsung pada elemen <p> dan <span>.
Format waktu apa yang digunakan TTML?
TTML menggunakan ekspresi waktu seperti begin="1.500s" (1,5 detik). Format ini juga mendukung ekspresi lain seperti format HH:MM:SS.mmm dan timing berbasis frame, tetapi format berbasis detik (misalnya 1.500s) adalah yang paling umum dalam praktik.
Apakah TTML sama dengan IMSC?
IMSC (TTML Profiles for Internet Media Subtitles and Captions) adalah profil standar dari TTML. Semua dokumen IMSC adalah TTML yang valid, tetapi tidak semua dokumen TTML sesuai dengan batasan IMSC. IMSC adalah standar industri untuk pengiriman ke platform streaming.